Angkut Massa Aksi 412 Evaluasi Direksi Transjakarta

JAKARTA – Beberapa armada bus TransJakarta di ketahui sudah mengangkut massa tindakan ‘Kita Indonesia’ beratribut laga politik di lokasi Car Free Day (CFD), Pemprov DKI disuruh menevaluasi kemampuan direksi PT Transportasi Jakarta.

trans-jakarta

Direktur Institut study Transportasi (Instrans), Dharmanityas menyampaikan, service bus TransJakarta sekarang ini makin lebih buruk. Terkecuali belum tercapainya headway, sekian hari lantas masihlah ada bus yang terbakar.

Terparah pada 4 Desember 2016 diketemukan beberapa puluh bus yang disewakan untuk melayani massa tindakan beratribut laga. Menurut dia, hal semacam itu terang tidak mematuhi rencana bus TransJakarta yang mempunyai tujuan untuk melayani orang-orang dalam bermobilitas.

PT Transportasi Jakarta sebagai tubuh Usaha Punya Daerah (BUMD) yang berwenang mengatasi Bus Rapid Transit (BRT), kata Tyas mustahil tak tahu ada beberapa puluh bus yang dipakai untuk menangkut saat tindakan ‘Kita Indonesia’.

Terlebih ada pengalihan trayek saat jalurnya di Bundaran HI tertutup panggung politik. Walau sebenarnya, direksi dapat merampungkan permasalahan itu. Dia juga memohon Pemprov DKI dalam soal ini Dinas Perhubungan serta Transportasi DKI Jakarta mengevaluasi kemampuan direksi perusahaan daerah pelat merah itu.

” Operasional operator itu dipantau penuh oleh PT Transportasi Jakarta. Aku dengar jadi (direksi) menyalahkan operator. Mana berani mereka, kan rupiah perkilometernya dibayar PT Transportasi Jakarta, ” kata Dharmanigtyas waktu dihubungi, Senin (5/12/2016).

Pria yang gencar mengkampanyekan bus TransJakarta mulai sejak awal dioperasikan 2004 silam menerangkan, bus TransJakarta itu tiap-tiap tahunya memperoleh subsidi sampai triliunan dari pemerintah. Artinya, PT Transportasi Jakarta tak perlu lagi memprioritaskan usaha mencari keuntungan untuk tingkatkan service.

Menurut dia, PT Transportasi Jakarta cuma cukup konsentrasi bangun system manajemen bus untuk meraih headway yang dikehendaki 2-3 menit sekali.

Kepala Dinas Perhubungan serta Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan, sekarang ini pihaknya masihlah menanti investigasi dari PT Transportasi Jakarta tentang ada bus yang dipakai oleh massa tindakan ‘Kita Indonesia’ di Bundaran HI. Menurut dia, berapapun jumlahnya, pihaknya bakal memberi sanksi pada operator dari mulai teguran sampai pencabutan operasional trayek.

” Dari 600 bus yang siap, cuma 200 bus yang beroperasi sehari-hari dengan cara bertukaran. Nah ada sekitaran 100-200 yang dicadangkan untuk ganti jika ada permasalahan. Mungkin saja yang dicadangkan itu yang dipakai operator. Kita kan hanya mengawasi yang beroperasi, ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *