China Akhirnya Izinkan Apple Pasarkan Produk

Apple pada akhirnya dapat kembali jualan iPhone 6 serta 6 Plus di China. Pencabutan larangan penjualan itu terwujud sesudah pengadilan China mengabulkan banding dari Apple.

Larangan penjualan itu awalannya berlaku di China akibat tuntutan dari satu perusahaan rintisan bernama Shenzhen Baili. Tuntutan diserahkan lantaran perusahaan itu menilainya kalau duo iPhone 6 tidak mematuhi paten tentang design hp.

Saat itu, pihak pengadilan memenangkan Shenzen Baili. Mengakibatkan, Beijing Intellectual Properti Office melarang Apple China serta retailer lokal Zoomflight untuk jual iPhone 6 serta iPhone 6 Plus di negara itu.

Pada ketentuan pengadilan itu, Apple serta Zoomflight juga mengambil keputusan untuk ajukan banding. Sesudah sistem yang panjang, seperti KompasTekno kumpulkan dari Ubergizmo, Selasa (28/3/2017), Beijing Intellectual Properti Office mencabut larangan sesudah tak diketemukan ada pelanggaran paten oleh Apple.

Advertisment
Saat ini, Beijing Intellectual Properti Office serta Shenzen Baili di beri saat oleh pihak pengadilan untuk mengambil keputusan, apakah bakal mengambil banding atau tak.

Diluar itu, Apple sesungguhnya telah memohon pada instansi Patent Reexamination Board of State Intellectual Properti Office untuk menghapus paten yang diserahkan oleh Shenzhen Baili.

Keinginan ini tidak diterima oleh regulator serta pihak pengadilan. Atas ketentuan ini juga, Apple memiliki hak untuk lakukan banding.

Sesungguhnya, sampai kini Apple aman-aman saja berjualan di China. Bahkan juga, mereka seakan kebal dari ketatnya ketentuan di Negeri Gorden Bambu itu serta vendor lain banyak yang terasa iri.

Waktu China di pimpin oleh Presiden Xi Jinping kondisi mulai beralih. China makin ketat mengatur tehnologi serta content, sedang perusahaan lokal disana mulai belajar memakai pergantian itu.

Umpamanya dalam soal penyusunan paten dengan cara lokal. Bersamaan dengan semakin matangnya system itu, perusahaan lokal memakainya dengan ajukan tuntutan atau klaim pada pelanggaran paten, walau penggugat tidaklah perusahaan awal yang meningkatkan paten itu.

Baca Juga Tentang Harga Semua Produk diĀ  : Temukan.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *