Facebook dan Twitter Menjadi Sarana Berita Hoax Terbanyak

Sosial media di ketahui jadi fasilitas yang paling banyak dipakai untuk menebarkan berita palsu atau hoax. Berdasar pada survey yang dikerjakan oleh Orang-orang Telematika (Mastel) sosial media menyumbang penyebaran hoax sebesar 31, 9%. ” Berdasar pada sumber penyebarannya, sosial media seperti Facebook, Twitter, serta yang lain, menyumbang peredaran hoax sebesar 31, 9%, ” ungkap Teguh Prasetya, Ketua Bagian Strategis Mastel waktu mempresentasikan hasil survey, Senin (13/2/2017).

Perolehan itu semakin besar dibanding sumber yang lain yang mencakup mass media, rekan yang dikira kredibel, serta sumber yang tahu masalah gosip yang diedarkan. Berdasar pada persentasenya, mass media memegang jumlah sejumlah 29, 10%, rekan yang kredibel 29, 10%, serta orang yang dikira tahu masalah sejumlah 14, 40%. Survey yang dikerjakan oleh Mastel itu menyasar pada responden sejumlah 1. 116 orang dengan cara on-line kurun waktu 48 jam. Mulai sejak disebarkan 7 Februari 2017 tempo hari, akhirnya tampak kalau mayortias mempunyai tahap pendidikan strata 1 (S1). Di ketahui, sejumlah 46, 50% responden datang dari kelompok S1, 14. 70% dari S2, 1, 70% dari S3, serta bekasnya sejumlah 26% datang dari kelompok SMA.

Baca Juga Tentang Harga diĀ  : Temukan.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *