ID-SIRTII sarankan tak perlu panik jika komputer terserang Petya

Beberapa waktu terakhir keluar virus computer baru bernama Petya. Langkah kerjanya nyaris sama juga dengan virus WannaCry atau WannaCrypt yang sekian waktu lalu menyerang RS Dharmais. Tetapi kesempatan ini dipandang lebih beresiko. Pasalnya, di Ukraina, virus itu menyerang bidang kelistrikan sampai perbankan. Mujur, virus itu tidak hingga menyerang Indonesia.

Meskipun demikian, tidak tutup peluang hal tersebut dapat saja berlangsung. Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Tim on Internet Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC) Bagian Data Center Bisyron Wahyudi mengimbau orang-orang tidak cemas bila komputernya terserang Ransomware Petya.

” Jadi dasarnya bila terserang virus ini, janganlah cemas. Namun demikian komputernya ada sinyal tanda seperti itu, matikan saja, lalu filenya di-back up. Kelak diselamatkan datanya, ” tuturnya.

Seperti diambil dari situs resmi Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kemkominfo), Bisyron juga menyatakan tidak untuk lakukan pembayaran seperti disuruh. Karna, kata dia, lakukan pembayaran akan sia-sia karna tak ada komunikasi dengan peretas.

” Jangan pernah membayar. Membayar juga sia-sia karna komunikasinya tak ada. Kamu akan tidak terkirim decryptornya, ” katanya.

Bisyron juga menerangkan penyebabnya computer dapat terinfeksi dengan Ransomware Petya. Dikatakannya, umumnya dari e-mail atau dari situs yang bila diklik dapat diunduh. Hingga bilamana file itu telah terinstal, akan seakan-akan akan berlangsung cek disk. Walau sebenarnya, penjahat siber itu tengah lakukan enkripsi semua data yang berada di computer. Akhirnya, korban diminta untuk membayar uang sejumlah USD 300.

” Umumnya keluar alert, umumnya kita tidak perduli, kita segera click yes saja hingga terinstall virusnya, ” tuturnya.

Selanjutnya Bisyron mengatakan e-mail itu umumnya berbentuk pengumuman atau lowongan pekerjaan. Hal tersebut diperoleh dari hasil analisa yang dikerjakannya. Bisyron menyebutkan karakter Petya nyaris sama juga dengan WannaCry.

” Ini nyaris sama juga dengan WannaCry tempo hari jadi bila telah terserang computer yang terinfeksi, dia dapat menebar lewat jaringan. Jadi demikian dalam satu jaringan ada yang terserang, dia akan men-scan semuanya jaringan yang terbuka portnya akan diinfeksi, ” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *