“Kudo” Startup Indonesia Akhirnya Diakuisisi Grab

Grab resmi menginformasikan akuisisi pada platfrom e-commerce on-line to off line (O2O) Kudo di Indonesia. Gagasannya, tim dari Kudo bakal jadikan satu dengan ekosistem pembayaran non-tunai punya Grab, yaitu GrabPay.

Akuisisi Kudo adalah satu diantara langkah Grab dalam wujudkan prinsip investasi Grab 4 Indonesia 2020. Mengenai prinsip investasi itu dijanjikan meraih nilai 700 juta dollar AS atau setara Rp 9, 3 triliun.

“Kami menyongsong baik hadirnya Kudo sebagai sisi dari keluarga Grab. Penggabungan jalan keluar inovatif dan jaringan Kudo dengan basis pemakai GrabPay bakal mensupport misi kami untuk mendatangkan jalan keluar pembayaran non-tunai, ” jelas President of Grab, Ming Maa dalam info resminya pada KompasTekno, Senin (3/4/2017).

CEO sekalian co-founder Kudo, Albert Lucius menyongsong baik akuisisi itu. Dia menyampaikan Kudo sepakat dicaplok oleh Grab lantaran keduanya mempunyai kesaman visi, yaitu membuat jalan keluar pembayaran e-commerce untuk orang-orang yang belum mempunyai akses perbankan.

“GrabPay adalah satu diantara basis pembayaran yang paling banyak dipakai di Indonesia. Akuisisi ini mempunyai tujuan membuat kolaborasi yang berbentuk selekasnya untuk usaha kami, ” tutur Albert.

Sebatas di ketahui Kudo adalah perusahaan e-commerce O2O yang didirikan oleh Albert berbarengan dengan Agung Nugroho pada Juli 2014. Sampai sekarang ini Kudo sudah sukses mengantongi pendanaan dari beberapa investor besar, seperti EMTEK, East Ventures, GREE Ventures, Singapore Press Holding, IMJ Investment Partners, 500 Durians, Beenext dan SkyStar.

Sedang GrabPay adalah jalan keluar pembayaran non-tunai yang di luncurkan Grab pada medio November 2016. Peluncuran itu dikerjakan lewat kerja sama juga dengan beragam bank di semua lokasi Asia Tenggara. Satu diantara manfaat service ini yaitu bikin pemakai Grab dapat membayar tanpa ada duit tunai walau tak mempunyai kartu credit.

Divisi pembayaran non-tunai Grab ini saat ini di pimpin oleh Jason Thompson yang menjabat sebagai Head of GrabPay. Dia bakal berkantor di Singapura serta mengawasi semua pengembangan GrabPay di Asia Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *