Mulai Bangkrut, LeEco Jual Tanah Perusahaan

LeEco memanglah dapat disebut sebagai perusahaan tehnologi yang tengah meroket. Walau demikian, status finansial perusahaan tehnologi asal Tingkok itu tak demikian mujur. Buktinya, LeEco diberitakan bakal jual tempat perusahaannya yang berada di Sillicon Valley, Amerika Serikat (AS).

Satu sumber menyebutkan, tempat yang berada di Santa Clara, California itu adalah tempat yang terlebih dulu dibeli dari Yahoo. Tempat seluas 20 hektar ini gagasannya bakal jadi markas pusat LeEco di AS.

Ditulis TechCrunch, Senin (20/3/2017), LeEco akan bangun gedung raksasa ” EcoCity “. Gedung yang digagas pada Oktober 2016 lantas itu nantinya dapat menyimpan 12. 000 karyawannya di AS dengan sokongan bermacam tehnologi canggih.

Argumen LeEco akan jual tempat besarnya tidak lain lantaran terlilit krisis finansial. Krisis berlangsung sesudah LeEco ekspansi ke Negeri Paman Sam.

Terkecuali ekspansi, LeEco juga terlebih dulu sudah mengakuisisi satu diantara vendor produsen TV asal AS serta tempat tinggal produksi film di Inggris. Sayangnya, sesudah semuanya berjalan, keadaan keuangan perusahaan dilaporkan merangkak.

Hingga, efek itu juga memaksa pendiri LeEco, Jia Yueting untuk memotong upahnya sebesar US$ 0, 15. Langkah itu dikerjakan selesai usaha perseroan jalan lambat serta minim kas.

Jia juga mohon maaf pada beberapa pemegang saham karena desakan yang berlangsung di keuangan serta organisasi. ” LeEco bakal berhenti ekspansi yang menggunakan banyak modal, serta konsentrasi ke market yang telah ada, ” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *